| Namanya Isa dan Kepentingannya |
|
|
|
|
Namanya Isa dan Kepentingannya
Al Qur'an tidak ceritakan siapa yang pilih nama Isa atau mengapa nama itu dipilih. Namun, Al Kitab Injil menjelaskan bahwa nama itu diberikan oleh Allah sendiri. Malaikat dari Allah datang kepada Maryam dan sibda, "Janganlah takut, Maryam, karena Allah senang dengan kamu. Kau akan hamil dan kau akan memberikan nama Isa kepadanya" (Lukas 1:30-31). Dia dipanggil Isa, "karena dia akan menyelamatkan bangsanya dari dosanya" (Matthias 1:21). Sebab bahasa Arab sangat mirip bahasa Yahudi, ada banyak yang bertanya kenapa kata Isa dipakai dari pada Yesu'a. Ada yang bilang bahwa kata 'Isa' dipakai karena buninya dekat dengan kata 'Musa', seperti saat Goliat dipanggil 'Jalut' (Loewenthal, Isidor, The Name Isa: An Investigation, p. 5-6, Calcutta: 1861). Ada contoh lain seperti itu, misalnya Harith dan Maruth (Surah 2:102, 249-251). Salah satu contoh yan lain adalah 'Abel ' dan 'Cain' disebut Habil dan Qabil (The Encyclopedia of Islam, Vol IV, p.82). Qazi Nasiruddin Abusaeed Abdullah bin Umar al-Baidhawi (d. 1300 CE) yang menulis komentaris terkenal berjudul "Anwar al-Taunzil", bilang bahwa 'Isa' diarabkan dari 'Ishu', mungkin 'Yeshu' dari bahasa Syria (vol. I. 96). Kebanyakan dari terjemahan bahasa Inggris dari Al Qur'an memakai 'Isa'. Tidak ada isyarat di dalam Al Qur'an kenapa sebutan 'Ibn Maryam' (anak Maryam) dipakai dengan nama Isa. Ada yang percaya sebab dia tidak punya ayah, dia diberi nama ibunya. Kita lihat di seluruh dunia Semit (Arab, Yahudi, dll), biasanya seorang pria diberi nama ayahnya. Namun, ada beberapa contoh pria yang diberi nama ibunya walaupun mereka punya ayah. Juru puisi Ibn Aish dan Ibn Mayyada adalah dua contoh (Watt, Muhammad at Madina, 1956, p.374). Hanya sekali di seluruh Kitab Injil, Isa dipanggil 'anak Maryam' (Markus 6:3). Seperti dengan nabi Allah yang lain, kaum Muslim tambah 'alayihi salam' (damai di atasnya). Ada yang bertanya kenapa para pengikut Isa tidak memakai tambahan itu. Namun, menurut Kitab Injil, Isa menyebutkan dirinya sebagai sumber perdamaian, maka itu pengikutnya yang seharusnya minta perdamaian Isa (Yahya 14:27). |




Pengikut Isa percaya bahwa 'Isa' adalah bahasa Arabnya 'Joshua', yang berarti 'Tuhan menyelamatkan' (bhs Yahudi) dan berada di dalam Kitab Suci Injil kurang lebih 1200 kali. Namun, di Islam dia bernama Isa. Seringkali nama Isa ada dengan tambahan 'anak Maryam'. Dalam Al Qur'an, dari antara 25 kali Isa disebut, 16 kali dia dipanggil Isa Ibn Maryam (anak Maryam), dan lima kali namanya dipasangkan dengan nama nabi Musa.